Article

Share this

Kenali Gejala Anemia Pada Orang Dewasa

Kenali Gejala Anemia Pada Orang Dewasa
123rf.com

KabarSEHATonline Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan anemia. Ternyata tidak banyak orang menyadari bahwa dirinya terkena anemia, terutama anemia defisiensi zat besi. Bagaimana cara mendeteksinya?

Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga 2001, sebanyak 40% wanita usia subur di Indonesia mengalami anemia, dengan rentang usia antara 26-40, seperti yang terungkap dari data poliklinik hematologi medik FKUI/RSCM pada 2012. Wanita memang cenderung lebih berisiko terkena anemia, ketika sedang hamil, menyusui, haid maupun melakukan diet makanan yang mengandung zat besi.

Namun anemia dapat terjadi pada siapa saja, dari segala usia. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi anemia pada pria di Indonesia adalah 1:10, berarti satu dari setiap 10 pria di Indonesia rentan terkena anemia.

Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin berkurang. Jika kadar hemoglobin dalam darah berkurang, maka kadar oksigen dalam darah pun berkurang. Hal ini karena oksigen kehilangan ‘kendaraan’ untuk beredar ke seluruh tubuh. Hemoglobin memang merupakan pigmen yang membawa oksigen dalam sel darah merah.

Akibatnya, Anda dapat merasa lelah sepanjang waktu, walaupun tidak banyak aktivitas. Jika kondisi itu tidak segera diatasi, komplikasi medis yang serius, seperti kerusakan saraf atau masalah jantung, bisa mengancam Anda. Zat besi merupakan komponen penting hemoglobin. Tanpa zat besi, hemoglobin tidak dapat terbentuk sehingga tidak dapat mengangkut atau melepaskan oksigen.

Jika Anda mengalami 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai) dan mudah pusing berkunang-kunang, sebaiknya Anda mulai curiga bahwa Anda memiliki anemia. Selain itu, Anda juga mungkin mengalami perubahan suasana hati, menjadi mudah marah atau merasa tertekan, sulit berkonsentrasi, kulit menjadi pucat, otot menjadi lemah, warna kotoran menjadi lebih gelap, atau bahkan minat seksual menurun.

Segera berkonsultasilah ke dokter untuk mengetahui status anemia defisiensi zat besi Anda. Anda mungkin harus menjalani prosedur, seperti memeriksa riwayat medis, memeriksa kondisi fisik dan menjalani tes darah. Namun, jangan khawatir karena anemia mudah diatasi, asal dideteksi sejak dini, sebelum menjadi berat. [SaS] Dikutip dari www.webmd.com, Reader's Digest

Category: