Article

Share this

Tips Posisi Duduk Ergonomis Saat Bekerja

KabarSEHATOnline Bekerja dalam posisi duduk sekitar 8 jam atau lebih, membuat tubuh cepat letih. Apalagi jika posisi duduk kurang tepat, dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Kiat apa, agar nyaman dan sehat saat bekerja dengan posisi duduk yang relatif lama?

Menurut Konsultan Go-Apotik, dr. Glory Clementine pada saat ‘Knowledge Sharing Session’, di Ruang Perpustakaan Dexa Group, Titan Center, beberapa waktu lalu, Ergonomi berasal dari bahasa Yunani. Dari kata “ergon” yang artinya kerja dan “nomos” yang berarti hukum atau aturan. Jadi, ergonomi diartikan sebagai hukum/aturan yang berusaha menyerasikan pekerjaan dan lingkungan terhadap karyawan (atau sebaliknya), agar tercapai produktivitas, efektivitas dan efisiensi kerja.

“Salah satu elemen dari ergonomi adalah hubungan antara pekerja dan perlengkapan pekerjaan. Seperti kursi kerja yang berkaitan dengan posisi duduk saat bekerja, komputer yang berkaitan dengan jarak pandang mata dengan monitor dan pengaturan suhu ruangan kerja,” urai dr. Glory Clementine.

Berikut ini, posisi duduk yang ergonomis:

- Kursi duduk dilengkapi sandaran, minimal setinggi punggung bagian atas.

- Tuas pengatur tinggi-rendah kursi.

- Duduk posisi tegak dan bersandar, agar tidak tegang dan cepat lelah.

- Letakkan tangan bagian bawah paralel dengan lantai.

Ketinggian kursi diatur agar pandangan mata lurus/sejajar dengan sisi atas layar komputer. Bagi yang berpostur tinggi, jika pandangan mata masih lebih tinggi dari sisi atas monitor, dapat menambahkan alas tebal di bawah monitor/laptop.

- Tekukkan siku kaki (antara paha dengan kaki), membentuk sudut 90-110

- Telapak kaki/alas sepatu menyentuh lantai.

- Jarak pandang mata dengan layar komputer, direrekomendasikan sekitar 60 cm dari komputer. Terlalu dekat akan meningkatkan ketegangan otot-otot mata dan berisiko terkena rabun jauh (myopia). 

- Pengaturan suhu ruangan kerja. Suhu ruangan yang terlalu dingin/terlalu panas, berakibat pada berkurangnya kemampuan koordinasi otot dan saraf. Hal ini, akan mengganggu konsentrasi, produktivitas dan efektivitas kerja. Suhu pendingin udara yang ideal di ruang kerja antara 22C-26C. [Nda]